Tes kesehatan IPDN Yang Harus Kamu Ketahui

Tes kesehatan IPDN merupakan salah satu tes yang ada pada proses seleksi penerimaan calon praja. Tentunya, setiap tes pada proses seleksi tersebut dilakukan dengan sangat ketat. Sebelum mengetahui lebih jauh tentang tes kesehatan pada proses seleksi tersebut, kamu harus mengenal lebih dekat tentang IPDN. Bagi kamu yang berminat masuk IPDN, simak informasinya berikut ini.

IPDN merupakan singkatan dari Institut Pemerintahan Dalam Negeri merupakan suatu lembaga pendidikan kepamongprajaan yang berada secara langsung dalam naungan kementerian dalam negeri (Kemendagri). Adapun lamanya pendidikan di IPDN yaitu selama 4 tahun yang dimulai dari pengukuhan calon praja sampai menjadi praja. Praja merupakan sebutan bagi mereka yang menjalani pendidikan di IPDN.

Pendidikan di IPDN menerapkan pola pendidikan tri tunggal terpusat yaitu terdiri atas pengajaran, pelatihan serta pengasuhan. Setelah lulus dari IPDN, purna praja yang merupakan sebutan untuk alumni IPD akan langsung diangkat menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil) dengan golongan 3A. Untuk mendapatkan semua itu tentunya harus melalui proses seleksi yang begitu ketat salah satunya adalah tes kesehatan IPDN.

 

Baca Juga :

 

Pedoman Pada Tes Kesehatan IPDN

Tes kesehatan IPDN  merupakan tes yang wajib diikuti oleh peserta tes yang namanya tertera dalam surat keputusan dari panitia seleksi setelah lulus tes kompetensi dasar menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT). Kamu tidak perlu bingung mengenai tempat pelaksanaannya, karena akan ditentukan secara langsung oleh panitia seleksi. Tes kesehatan biasanya diakukan di rumak sakit umum daerah.

Tes kesehatan dilakukan oleh tim kesehatan yang independen. Tim kesehatan tersebut mempunyai kapabilitas, kredibilitas serta profesional di bidangnya yaitu kesehatan. Secara umum dalam tes kesehatan IPDN kamu akan di cek kesehatan mata dengan ketentuan maksimal plus dan minus pada mata yaitu 1,0. Selain itu, bagian lainnya yang akan diperiksa yaitu kesehatan gigi.

Gigi tidak boleh menggunakan kawat gigi. Jika gigi kamu berlubang maka kamu bisa menambalnya atau jika sudah parah sebaiknya mencabut gigi tersebut. Selanjutnya adalah tinggi badan. Untuk laki-laki ketentuan tinggi badan minimal 160 cm, sementara itu untuk perempuan minimal 155 cm. Sebelum kamu memutuskan untuk mendaftar IPDN, maka kamu harus pastikan ketentuan umum tersebut bisa kamu penuhi.

Materi Pemeriksaan pada Tes kesehatan IPDN

Penilaian Rikkes untuk calon praja meliputi fisiologi, anotomi serta estetika tubuh. Untuk hasilnya akan sesuai dengan status present atau kondisi kesehatan peserta pada saat pemeriksaan. Materi pemeriksaan selanjutnya yaitu anamnesis atau penjelasan mengenai penyakit yang diderita sendiri ataupun keluarga yang sebelum dan pada saat itu juga diderita termasuk penjelasan penyakit turunan misalnya asma, hipertensi atau lainnya.

Materi pemeriksaan berikutnya adalah pemeriksaan fisik seperti kesehatan mata, gigi, tinggi badan dan lainnya. Selanjutnya adalah pemeriksaan dengan laboratorium meliputi tes urin secara rutin, tes kimia darah, serologis, tes narkoba serta tes kehamilan bagi calon praja perempuan. Tes lainnya yaitu foto toraks, varicoucle, EKG, asma, hepatitis B dan hernia.

 

Baca Juga :

 

Calon praja yang dinyatakan lolos dalam seleksi tes kesehatan maka berhak mengikuti proses seleksi selanjutnya yakni tes psikologis dan tes integritas. Itulah informasi terkait dengan pedoman tes kesehatan yang dilakukan oleh calon praja. Semoga informasi diatas dapat memberi kamu gambaran mengenai tes kesehatan IPDN sehingga akan lebih dapat mempersiapkan diri.



Artikel Terkait